April 1, 2008

DepHan

Hari ini aku harus menghadiri rapat prihal Diklat ke Departemen Pertahanan. Acaranya dimulai pukul 10.00 siang menurut surat undangan yang di kasih Mba Pidie. Aku sama sekali ga nyangka bisa masuk ini. Sama sekali ga kepikiran, kalo bukan ada orang Admin nelpon & ngasih tau kalo aku barengan 3 temen aku udah terdaftar sebagai asisten instruktur (Dosen) dalam misi ini. Aku ga pengen ngomong banyak aaahhh. Malu...
Yang masih aku pikirin saat ini sebenernya masalah keberangkatan aku ke Gedung Dephan sana, Salemba Raya 14. Secara dari sini itu cukup dan sangat amat jauh untuk ditempuh dan butuh waktu ga hanya 15 menit aja, blom lagi macetnya. Aku sendiri ga begitu hafal arah ke sana. Ody nawarin buat ikut bareng mobil dia aja, tapi masalahnya aku mesti ke rumahnya juga pertamanya di kawasan Cibubur. Berangkat sendiri??Aduh..ga tau dech..Aku hanya berharap tanggal 24 april nanti bisa berjalan lancar dan ga kena D.O cuma karena telat. Orang Dephan kan disiplin kata Bu Bondan juga. Orang dateng telat aja pas meeting, langsung didiskualifikasi dari daftar.
Do'ain yach... n_n
Ya Allah berilah aku jalan...

Pemblokiran Situs Pornografi

Awal april ini, Muhammad Nuh selaku Menkominfo megtakan prihal rencana pemblokiran situs-situs porno dan situs kekerasan yang dilandasi akal sehat secara umum. Dalam sebuah acara televisi swasta yang aku lihat, sebut saja Good Morning yang kebetulan narasumbernya sendiri adalah Bapak Muhammad Nuh, Beliau mengatakan bahwa "Tidak ada yang punya alasan untuk membangun negara dengan menyebarluaskan pornografi dan kekerasan".
Ya..kalo kita pikir sich ini merupakan common sense universal value (untuk memblokir situs porno dan kekerasan). Karena kalo ditanya sepakat atau tidak, aku kira orang akan lebih bayak tidak sepakat.*idak termasuk aku disini. Dalam UU ITE pun pembahasannya lebih mengatur mengenai pelarangan penyebarluasan pornografi dan hal-hal yang merugikan masyarakat melalui internet. Tujuannya juga bukan untuk memberantas situs porno dan sebagainya, tetapi agar akses internet itu lebih bermanfaat bagi masyarakat, sehingga harus ada aturan positif yang melarang penyebaran pornografi. Menkominfo menambahkan dengan disahkannya UU ITE, memberi dorongan bagi pengawas internet Indonesia (Indonesia - Security Incident Response Team on Internet Infrastructure /ID-SIRTII) untuk bekerja. Disini Bapak Menkominfo bukannya mengkritik tim ID-SIRTII dalam masalah kerjanya, (*mungkin juga) secara kan tugasnya tim ini adalah untuk menjamin keamanan transaksi elektronik. Ditanya tentang kemungkinan program untuk memblokir situs porno itu akan dibobol para "hacker", ia menambahkan hal itu dapat diantisipasi secara teknologi pula.
Ngga tau juga rencana pemerintah memberi fasilitas khusus untuk SMA/MA se-Indonesia yang katanya Free dalam mengakses internet jadi atau ngga. Semoga aja ya Pa. Yang aku tahu, pengguna internet di Indonesia memang masih kecil. Ga jauh-jauh, tempat aku lahir juga mungkin masih tabu buat hal ini. Jadi kita do'akan aja, semoga ini juga bukan "empty voice" semata. n_n